Rabu, 25 Mei 2016

Pelaksanaan UKKBK Di SMP Negeri 3 Surabaya

Pelaksanaan UKKBK Di SMP Negeri 3 Surabaya

SMP Negeri 3 atau yang biasa disebut Spega, merupakan salah satu sekolah yang melaksanakan UKK atau ujian kenaikan kelas menggunakan sistem online atau
berbasis komputer yang disebut UKKBK (Ujian Kenaikan Kelas Berbasis Komputer). UKKBK ini memiliki banyak keuntungan dan sangat membantu siwa dalam mengerjakan UKK. Keuntungannya, soal yang terdapat di situs yang sudah disediakan oleh sekolah akan berbeda di tiap komputer atau menggunakan sistem acak. Lalu, disini siswa tidak perlu menggunakan LJK lagi sebagai pengisi jawaban, yang biasanya bila tidak tepat membundari / menyilang, hasil jawaban siswa tidak terbaca atau tidak ke-scan sehingga mempengaruhi nilai. Keuntungan yang lainnya adalah melatih siswa untuk jujur dan percaya diri dalam mengerjakan soal, juga agar berpengalaman dalam mengerjakan soal ujian berbasis komputer sehingga siswa-siswi sudah terbiasa dalam pelaksaan UNBK nanti. 
            Ini adalah pertama kalinya Spega melaksanakan UKK berbasis komputer untuk kelas VII dan VIII. Pelaksanaan UKKBK ini memakan waktu 11 hari, dimana satu hari mengerjakan satu mata pelajaran saja. Program halaman online yang sudah disediakan sekolah tidak sembarang orang bisa mengaksesnya. Agar bisa mengaksesnya, komputer atau laptop yang digunakan harus di ‘program’ terlebih dahulu menggunakan kabel khusus yang digunakan untuk mengakses halaman online UKKBK. Di Spega sendiri, bila ingin mengerjakan soal,  siswa harus memiliki akun dari halaman online ini. Siswa-siswi Spega tidak membuat sendiri akunnya, tetapi akun setiap siswa dibuatkan oleh sekolah. Siswa cukup membuat email saja. Tidak hanya Spega saja, SMP Negeri 6 dan SMP swasta lainnya juga menggunakan sistem ini untuk UKK.

Sebagian besar siswa-siswi Spega sangat senag dengan adanya UKKBK. Contohnya yang seperti dikatakan Ni Luh Amelia, ia sangat senang dengan UKKBK sebab tidak memerlukan alat tulis. Banyak juga siswa Spega lainnya yag lebih nyman dengan UKKBK daripada UKK yang menggunakan LJK (manual). Contohnya, Zachri Attaka, yang lebih nyaman dengan UKKBK sebab dalam sehari, hanya satu mata pelajaran saja. Namun, ada juga yang lebih nyaman dengan UKK manual. Seperti Nindy Vidyani Sari. “Lebih suka UKK biasa soalnya aku belum terbiasa sama komputer. Tapi ya seneng juga sih sama UKKBK, soalnya bisa main komputer.” tuturnya. UKKBK juga memiliki kerugian lho. Menurut siswa yang kami wawancarai, kerugin dari UKKBK yaitu boros listrik, membuat mata sakit, waktu yang ada terlalu cepat, takut apabila terjadi lampu mati, dan masih banyak lagi. Spega sendiri juga sudah memberikan ‘simulasi’ UKKBK tepat sehari sebelum UKKBK berlangsung agar pelaksaanaan UKKBK dapat berjalan lancar.


Pelaksanaan UKKBK kelas 7 sesi 2 di ruang 7 dan 8. Para siswa Spega tampak serius mengerjakan.
Kegiatan baris-berbaris siswa sesuai ruangan sebelum memasuki ruangan ujian UKKBK.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar